Identifikasi Sensor dan Aktuator EFI
Sistem Electronic Fuel Injection - Komponen Utama
TPS
Sensor
Nama Lengkap:
Throttle Position Sensor
Fungsi Utama:
Mendeteksi posisi katup throttle dan mengirim sinyal ke ECU untuk mengatur campuran bahan bakar dan udara
Cara Kerja:
- Menggunakan potensiometer untuk mengukur sudut bukaan throttle
- Menghasilkan sinyal tegangan 0.5V - 4.5V
- Sinyal dikirim ke ECU secara real-time
Lokasi:
Terpasang pada throttle body, terhubung langsung dengan poros katup throttle
MAP
Sensor
Nama Lengkap:
Manifold Absolute Pressure Sensor
Fungsi Utama:
Mengukur tekanan absolut di intake manifold untuk menentukan beban mesin
Cara Kerja:
- Menggunakan diafragma piezoelektrik
- Mengukur tekanan vakum intake manifold
- Sinyal digunakan ECU untuk fuel mapping
Lokasi:
Terpasang pada intake manifold atau terhubung melalui selang vakum
O2 Sensor
Sensor
Nama Lengkap:
Oxygen Sensor / Lambda Sensor
Fungsi Utama:
Mengukur kadar oksigen dalam gas buang untuk mengoptimalkan rasio udara-bahan bakar
Cara Kerja:
- Menggunakan elemen zirconia yang menghasilkan tegangan
- Tegangan berubah sesuai kadar O2 dalam exhaust
- Memberikan feedback ke ECU untuk koreksi AFR
Lokasi:
Terpasang pada pipa exhaust, sebelum atau sesudah catalytic converter
ISC
Aktuator
Nama Lengkap:
Idle Speed Control Valve
Fungsi Utama:
Mengatur putaran idle mesin dengan mengontrol aliran udara bypass throttle
Cara Kerja:
- Dikontrol oleh sinyal PWM dari ECU
- Membuka/menutup saluran udara bypass
- Menjaga RPM idle tetap stabil
Lokasi:
Terpasang pada throttle body atau intake manifold dengan saluran bypass
IAT
Sensor
Nama Lengkap:
Intake Air Temperature Sensor
Fungsi Utama:
Mengukur suhu udara masuk untuk koreksi densitas udara dalam perhitungan fuel injection
Cara Kerja:
- Menggunakan thermistor NTC (Negative Temperature Coefficient)
- Resistansi berubah sesuai suhu udara
- ECU menghitung massa udara berdasarkan suhu
Lokasi:
Terpasang pada saluran intake, biasanya di air filter box atau intake manifold
Injektor
Aktuator
Nama Lengkap:
Fuel Injector
Fungsi Utama:
Menyemprotkan bahan bakar dengan tekanan tinggi ke dalam intake port atau ruang bakar
Cara Kerja:
- Dikontrol oleh sinyal PWM dari ECU
- Solenoid membuka/menutup nozzle injector
- Durasi pembukaan menentukan jumlah bahan bakar
Lokasi:
Terpasang pada intake manifold (port injection) atau langsung di cylinder head (direct injection)
Fuel Pump
Aktuator
Nama Lengkap:
Electric Fuel Pump
Fungsi Utama:
Memompa bahan bakar dari tangki ke fuel rail dengan tekanan yang dibutuhkan sistem injeksi
Cara Kerja:
- Motor listrik menggerakkan impeller
- Menghasilkan tekanan 2-4 bar (sistem port injection)
- Dikontrol oleh fuel pump relay dan ECU
Lokasi:
Biasanya terendam dalam tangki bahan bakar (in-tank) atau eksternal di dekat tangki
Tabel Spesifikasi Komponen EFI
| Komponen | Jenis | Fungsi | Lokasi | Sinyal / Mekanisme |
|---|---|---|---|---|
| TPS | Sensor | Posisi throttle | Throttle body | Tegangan 0,5–4,5V |
| MAP | Sensor | Tekanan manifold | Intake manifold | Tegangan 1–4,5V |
| O2 Sensor | Sensor | Kadar oksigen gas buang | Knalpot | 0,1–0,9V |
| IAT | Sensor | Suhu udara masuk | Air box / TB | Thermistor NTC |
| ISC | Aktuator | Kontrol idle | Throttle body | Motor stepper / valve |
| Injektor | Aktuator | Semprot BBM | Intake port | Pulse ECU |
| Fuel Pump | Aktuator | Tekanan BBM | Dalam tangki | ECU → relay |
Ringkasan Sistem EFI
Sensor Input
TPS, MAP, O2, dan IAT memberikan data kondisi mesin ke ECU untuk perhitungan optimal fuel injection
Aktuator Output
ISC, Injektor, dan Fuel Pump dikendalikan ECU untuk mengatur idle, injeksi bahan bakar, dan tekanan fuel
Sistem Terintegrasi
Semua komponen bekerja bersama dalam closed-loop system untuk efisiensi dan performa optimal
Kontrol Presisi
ECU memproses data sensor secara real-time untuk mengatur timing dan jumlah injeksi yang tepat
Timer Membaca
Waktu Wajib: 10 Menit
10:00
Siap untuk memulai
🎉 Selamat! Anda telah menyelesaikan waktu membaca wajib 10 menit!
