Sifat dan Kegunaan Bahan dalam Teknik Otomotif
Panduan lengkap material yang digunakan dalam industri otomotif
🎯 Tujuan Pembelajaran
Peserta didik mampu:
- Menjelaskan berbagai jenis bahan yang digunakan dalam teknik otomotif.
- Mengidentifikasi sifat mekanik, fisik, dan kimia dari setiap bahan.
- Menentukan kegunaan bahan sesuai karakteristiknya dalam komponen otomotif.
- Mengaitkan pemilihan bahan dengan fungsi dan keselamatan kerja.
🧩 A. Jenis-Jenis Bahan dalam Teknik Otomotif
Secara umum, bahan otomotif dibagi menjadi:
📌 Logam Ferrous (mengandung besi)
📌 Logam Non-Ferrous (tidak mengandung besi)
📌 Bahan Polimer / Plastik
📌 Bahan Karet (Rubber)
📌 Bahan Komposit
📌 Bahan Fluida (oli, coolant, rem)
Setiap bahan memiliki sifat khusus sehingga cocok digunakan untuk komponen tertentu pada kendaraan.
��️ B. Logam Ferrous (Bahan Besi)
1. Besi Cor (Cast Iron)
✔ Sifat:
- Keras dan kuat tekan
- Getas (mudah retak jika diberi benturan keras)
- Tahan aus
- Tahan suhu tinggi
✔ Kegunaan:
- Blok silinder
- Rumah kopling
- Kepala silinder
- Disc brake
2. Baja (Steel)
Baja adalah paduan besi dengan karbon.
✔ Sifat:
- Kuat tarik tinggi
- Ductile (tidak mudah patah)
- Mudah ditempa, dilas, dan dibentuk
- Tahan beban dan getaran
✔ Kegunaan:
- Poros engkol (crankshaft)
- Camshaft
- Rangka kendaraan
- Baut dan mur
- Gear dan shaft transmisi
3. Baja Paduan (Alloy Steel)
Mengandung unsur krom, nikel, molibdenum.
✔ Sifat:
- Lebih keras dari baja biasa
- Tahan korosi
- Tahan panas tinggi
✔ Kegunaan:
- Komponen mesin performa tinggi
- Katup mesin
- Komponen sistem rem
⚙️ C. Logam Non-Ferrous
1. Aluminium (Al)
✔ Sifat:
- Ringan
- Konduktivitas panas baik
- Tahan korosi
- Mudah dibentuk
✔ Kegunaan:
- Blok silinder motor modern
- Velg racing
- Radiator
- Karburator
- Housing sistem injeksi
2. Tembaga (Cu)
✔ Sifat:
- Konduktor listrik terbaik
- Mudah dilas dan dibentuk
- Tahan korosi
✔ Kegunaan:
- Kabel listrik kendaraan
- Kumparan alternator
- Kumparan starter
- Terminal dan konektor
3. Kuningan (Brass)
Paduan tembaga + seng.
✔ Sifat:
- Tahan korosi
- Konduktivitas listrik bagus
- Tidak mudah berkarat
✔ Kegunaan:
- Nozzle karburator
- Bushing
- Fitting bahan bakar
4. Timah & Timbal (Pb)
✔ Sifat:
- Lembek
- Titik leleh rendah
- Tahan korosi
✔ Kegunaan:
- Aki / baterai (lead-acid)
🧴 D. Bahan Polimer / Plastik
1. PVC (Polyvinyl Chloride)
✔ Sifat:
- Tahan korosi
- Tahan panas sedang
- Ringan
Kegunaan:
- Selang bahan bakar
- Cover kabel
- Panel dashboard
2. Nylon / PA (Polyamide)
✔ Sifat:
- Tahan gesekan
- Tahan panas
- Kuat
Kegunaan:
- Gear speedometer
- Kipas pendingin
3. ABS Plastic
✔ Sifat:
- Kuat
- Tidak mudah pecah
- Tampilan halus
Kegunaan:
- Body cover motor
- Panel speedometer
- Komponen interior mobil
⚙️ E. Bahan Karet (Rubber)
1. Karet Alam
✔ Sifat:
- Elastis
- Daya serap getaran tinggi
- Tahan gesekan
Kegunaan:
- Mounting mesin
- Karet kopling
- Seal
2. Karet Sintetis (NBR, EPDM)
NBR: tahan oli | EPDM: tahan panas & cuaca
✔ Sifat:
- NBR tahan oli dan bahan bakar
- EPDM tahan panas tinggi
- EPDM tahan cuaca ekstrem
Kegunaan:
- Selang oli
- Seal oli (oil seal)
- Selang radiator
🧪 F. Bahan Komposit
Contoh: Fiberglass dan Carbon Fiber
Material Komposit Modern
✔ Sifat:
- Kuat dan ringan
- Tahan korosi
- Hindari beban panas tinggi (fiberglass)
- Carbon fiber lebih kuat dan mahal
✔ Kegunaan:
- Body modifikasi
- Tangki balap
- Suspensi sport (karbon)
- Komponen aerodinamis
🛢️ G. Bahan Fluida Kendaraan
1. Oli Mesin
✔ Fungsi:
- Menurunkan gesekan
- Mendinginkan mesin
- Melindungi dari karat
- Membersihkan kotoran mesin
2. Minyak Rem (Brake Fluid)
✔ Sifat:
- Titik didih tinggi
- Tidak mudah menguap
- Meneruskan tekanan hidrolik
3. Radiator Coolant
✔ Fungsi:
- Mencegah overheating
- Tidak membuat korosi
- Melindungi sistem pendingin
- Mencegah pembekuan di suhu rendah
📋 H. Tabel Rangkuman Bahan Teknik Otomotif
Berikut adalah rangkuman singkat berbagai jenis bahan yang umum digunakan dalam teknik otomotif:
💡 Catatan: Tabel di atas merupakan rangkuman singkat. Untuk informasi lebih lengkap mengenai sifat dan kegunaan setiap bahan, silakan lihat penjelasan detail di section A hingga G di atas.
